bodoh-bodoh sikit
Jejak Tarbiah Official: Hangat isu 'bodoh-bodoh sikit' hari ni.
Dalam Buya HAMKA Berbicara Tentang Perempuan, halaman 21, Buya menulis,
"Rumah tangga yang aman damai ialah gabungan antara tegapnya laki-laki dengan halusnya perempuan. Laki-laki mencari dan perempuan mengatur. Tidak boleh satu rumah tangga berdiri kalau hanya kemahuan laki-laki saja yang berlaku dan tidak boleh rumah tangga berdiri kalau hanya kehalusan lemah lembut perempuan saja yang terdapat."
Pada halaman 29 pula,
"Perempuan tidak diperintahkan sujud kepada suaminya. Yang diperintahkan hanyalah kesetiaan, sebagai imbangan daripada perintah Rasulullah kepada laki-laki tadi, kalau hendak dimasukkan hitungan orang yang muliawan, setiawan, hendaklah anggap mulia ahlinya, isterinya. Dan kalau ahlinya dan isterinya dianggapnya hina, tanda dialah yang hina!"
Begitu tegas Buya menekankan peranan dan hak perempuan dikala ada pihak mempertikaikan kedudukan perempuan seolah-olah perempuan ini mudah diperkotak katikkan sesuka hati. Alangkah jengkelnya pemikiran begitu.
Buya HAMKA Berbicara Tentang Perempuan.
Sebuah naskhah yang menjelaskan tentang kedudukan perempuan dalam Islam pada 16 bab yang dihimpunkan. Bermula dengan bagaimana perempuan dimuliakan hinggalah ke hak-hak istimewa perempuan. Ia bukan sekadar naskhah biasa yang bercerita tentang perempuan dan peribadi mereka, tapi lebih daripada itu.
Bacalah naskhah ini. Begitu hebat Islam dalam memartabat kedudukan wanita dan hal ini telah dirakamkan dengan indah dalam karangan ayat-ayat al-Quran dan hadis. Dari sejarah lahirnya perempuan, hingga kepada kedudukan mereka dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia, ternyata sumbangan mereka tidak terbalas dengan nilai material yang ada di dunia ini.


Comments